Dari Bangsawan menjadi Jutawan.
Ba’da hamdalah dan sholawat…
- Saat mengatakan,"enak ya jadi
dia" sesungguhnya ia masuk ke lorong derita, sebaliknya kalau ia
mensyukuri diri sendiri akan merasakan nikmatnya.
- Sukses sejati itu adalah sukses yang sudah ada di tangan kita.
- Ketahuilah masing-masing dari kita sudah mendapatkan kesuksesan.
- Antara karyawan dan majikan, mana yang senang?
- Sukses sejati itu adalah sukses yang sudah ada di tangan kita.
- Ketahuilah masing-masing dari kita sudah mendapatkan kesuksesan.
- Antara karyawan dan majikan, mana yang senang?
jawab: Orang yg paling senang adalah orang
yg mensyukuri nikmat yg ada di tangannya.
- Gagal berkali-kali adalah nikmat, karena
setiap gagal mampu bangun lagi.
- Sukses itu tidak mengikuti jalur nasab, tidak
identik dengan perguruan tinggi, tidak identik dengan modal besar. Jadi jangan
mengkarantina "SUKSES" dengan mengatakan sukses itu milik orang kaya.
JANGAN.
- Tapi sukses itu pada pola pikir
- Wirausaha bukan nasab, bukan modal,bukan
masyarakat.
- WIRAUSAHA ITU DUA: KEINGINAN dan POLA
PIKIR - - Siapapun bias--
- Bank datang setelah ada pengusaha, tidak
ada bank yg buka di tengah hutan. tapi ada pengusaha yang tinggal di tengah
hutan.
- Kehadiran satu pengusaha di suatu daerah
akan mendatangkan manfaat dari para pengusaha, berbeda dari karyawan. biasanya
berguna untuk keluarganya. kalaupun ada kebermanfaatannya hanya lingkup kecil.
- Wirausaha menjadi salah satu media untuk
berguna bagi masyarakat.
- "Bagaikan tikus mati di ladang
padi" itulah kondisi negara kita.
- Problematika sekarang… Para pelajar atau
generasi muda ingin meningkatkan taraf hidup, Ia menghitung pemasukan antara petani
dengan karyawan di pabrik atau PNS. Akhirnya generasi muda tidak mau jadi
petani akibatnya lading-ladang sawah berkurang, Ujung-ujungnya bergantung sama
negara asing.
- Indonesia menjadi konsumen, dijadikan
basis produksi, tempat investasi asing. Kita senang (banyak investor asing) padahal
ini kabar buruk. banyaknya investor yang masuk ke indonesia, ini membuktikan
murahnya harga di INDONESIA.
- Gaji murah, bahan baku murah, peraturan
murah.ditunjang banyaknya generasi muda yang mentalnya jadi karyawan.
- Ada apa dengan sistem pendidikan di
Negara KITA? semakin tinggi pendidikan, keinginan untuk jadi wirausaha semakin
mengecil, malah banyak lulusan SD yang jadi wirausaha.
- Jumlah karyawan lebih besar dibanding
jumlah petani. Sekarang bukan negara agraris, tapi negara karyawan.
- Pertanian tidak identik dengan
kemiskinan, malahan banyak perusahaan besar yang bergerak di bidang pertanian.
- Endingnya : Indonesia di miskinkan,
sehingga jumlah penduduk miskin terus meningkat.
- Jatim menjadi provinsi jumlah miskin
terbanyak. BPS 2013-2014 tapi di satu sisi jatim merupakan provinsi dengan
jumlah pertumbuhan ekonomi tertinggi dibandingkan provinsi lain.
- ADA APA? jawabannya : kapitalis. karena
perputaran uang itu berputar di satu kelompok saja. Sedangkan yang lainnya
sedang berjuang menghadapi kematian.
- Karyawan di Indonesia mati 1 tumbuh 1.000
Itulah alasan perusahaan gak takut demo buruh.
- KAPITALIS : MENJADIKAN INDONESIA SEBAGAI
BASIS PRODUKSI DAN BASIS KONSUMSI.
- Mari kita rubah pola pikir agar kita
menjadi negara yang memiliki daya saing. untuk mendapatkan izzah (kemulyaan) dengan
negara-negara yang memiliki keimanan yang bersebrangan.
- Dunia ini akan stabil: bila ada orang
kaya dan orang miskin, saling memanfaatkan yang mutualisme.
- Maka dibuatlah satu instrumen i adatut
tauzih, di daalam ada lebih 15 syariat yang dengannya orang miskin akan
berkecukupan yaitu:
2. Kafarat : sumpah, puasa, nazar
3. Sedekah
4. Wakaf
5. Nafkah
6. Fidyah
7. Hibah
8. Luqotoh
9. Zakat
10. Faik
11. Gonimah
12. Hadiyah
13. Manihah
14. Dan lain-lain (maaf kurang jelas, pen).
- Yang miskin tidak hasad dengan yang kaya,
yang kaya tidak egois.
- Dulu waktu zaman keemasan Islam: Rakyat
kaya karena negaranya
- Sekarang : negara kaya karena rakyatnya.
- Jangan amini strategi kapitalis mereka.
- NABI MUHAMMAD ADALAH SEORANG KONSEPTOR
EKONOMI LUAR BIASA.
- Ini cerita saat pertama kali hijrah ke
Madinah:
“Ratusan sampai ribuan kepala keluarga
hijrah ke madinah (banyak yang tidak bawa apa-apa), sampai Anshor menawarkan
membagi kekayaannya ke Muhajirin. Tapi rasul menolak dan menawarkan kaum Muhajirin
bekerja di lahan milik Anshor dan bagi hasilnya. Seandainya Nabi Muhammad Saw
waktu itu menyetujui cara tersebut…. (lebih jelasnya dengarkan ceramah dari
Ust. Arifin Badri, pen).
- Menjadi orang kaya tidak wajib, jadi
miskin juga tidak wajib. Semuanya itu pilihan.
- Mana yang lebih baik? jawabnya adalah
Orang kaya yang bertakwa.
- Tangan di atas lebih baik daripada tangan
di bawah. Contoh : suami lebih dihormati dibanding istri karena suami itu
menafkahi. Tapi sayang sekarang banyak suami yang dinafkahi.
- Tidak ada yang lebih manjur selain segera
praktik. Kewirausahaan itu bukan diteorikan atau diceramahkan. tapi segera dipraktikkan.
- Biasanya seseorang akan mengeluarkan
tenaganya ketika MEPET, itu manusiawi.
- Jual beli jangan “ikhlas”, kalau nyewa
harus ikhlas.
usaha mencari keuntungan. kalau untuk untuk
ibadah bukan maksiat.
- Bedakan urusan jual beli dengan urusan
sedekah, jual beli bukan sedekah. jangan dicampur adukkan.
- Uang itu tidak beranak dan tidak bersaudara
- “Kalau sedekah itu uang sendiri, jadi
terserah aku karena bukan masalah untung atau rugi, tapi kalau bisnis harus
bernalar: untung atau rugi”. begitulah figur sahabat Rasul: Abdullah bin Ja'far.
- Cara supaya tidak inflasi : disedekahkan.
bukan investasi emas
- Investasi apapun dengan sistem saat ini
akan ada inflasi.
- Satu-satunya disipilin ilmu yang tidak
mempunyai ukuran baku ya ilmu ekonomi.
- Bawa 1 juta ke mall itu, keluar masih ngutang.
apalagi bawa istri.
Wallahu ta'a'ala a'lam
Silahkan untuk lebih lengkap dengan hadis
atau alqur’an nya bisa dilihat di yufid.tv
Semoga bermanfaat, mohon maaf apabila ada
kesalahan dalam meresum kajian tersebut.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:
Posting Komentar